You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Monyet Jambore Nasional Resahkan Warga Munjul
photo Nurito - Beritajakarta.id

Monyet di Kawasan Jamnas Resahkan Warga Munjul

Keberadaan monyet di kawasan Jambore Nasional (jamnas) membuat resah warga Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Monyet yang berjumlah puluhan ini setiap pagi dan sore selalu berkeliaran ke permukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Jambore Nasional.

Sekali jalan mereka bergerombol 6-10 ekor. Warga resah, terutama anak-anak

Warto (52), warga RT 04/01 Munjul mengatakan, monyet hampir setiap hari berkeliaran di lingkungannya. Mereka melompat ke genteng rumah warga ketika melihat makan.

"Sekali jalan mereka bergerombol 6-10 ekor. Warga resah, terutama anak-anak," katanya, Jumat (12/8).

Peserta Jambore Nasional Waspadai Serangan Monyet

Ketua RT 05/02 Munjul, Suripto (52) mengaku sudah terbiasa dengan kehadiran monyet-monyet tersebut. Monyet yang biasa berkeliaran itu dianggap biasa dan tidak terlalu menggangu.

"Hampir setiap hari ya mereka berkeliaran cari makan di sini. jadi sudah terbiasa," katanya.

Sementara itu, Lurah Munjul, Henny Hermayani mengatakan sudah mendengar keresahan warga terkait keberadaaan monyet dari areal jamnas. Bahkan pada april 2016 lalu, ada warga yang melapor digigit monyet tersebut.

"Kami sudah laporkan ke Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur agar monyet-monyet itu ditertibkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23311 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1834 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1176 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1113 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri